Kamis, 20 Desember 2012

BAB 7 - Perangkat Lunak Sistem

Perangakat Lunak Sistem sistem adalah kumpulan elemen berhubungan yang merupakan suatu kesatuan. Dari bahasa Latin dan orang Yunani, istilah “sistem” diartikan sebagai mengabungkan, untuk mendirikan, untuk menempatkan bersama. Suatu sistem biasanya terdiri komponen (atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi
Perangkat lunak sistem adalah suatu istilah generik yang merujuk pada jenis perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengontrol perangkat keras sehingga perangkat lunak aplikasi dapat
melakukan tugasnya. Ia merupakan bagian esensial dari sistem komputer. Sistem operasi adalah suatu contoh yang jelas, sedangkan OpenGL atau pustaka basis data adalah contoh lainnya. Perangkat lunak jenis ini dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi, yang merupakan program yang membantu pengguna melakukan tugas spesifik dan produktif, seperti pengolahan kata atau
manipulasi gambar.
Perangkat lunak sistem dapat di bagi lagi menjadi 3 macam yaitu :
● Bahasa pemrograman : merupakan perangkat lunak yang bertugas mengkonversikan arsitektur dan algoritma yang di rancang manusia ke dalam format yang dapat di jalankan komputer, contoh bahasa pemrograman di antaranya : BASIC, COBOL, Pascal, C++, FORTRA
● Sistem Operasi : saat komputer pertama kali di hidupkan, sistem operasilah yang pertama kali di jalankan, sistem operasi yang mengatur seluruh proses, menterjemahkan masukan, mengatur proses internal, memanejemen penggunaan memori dan memberikan keluaran ke peralatan yang bersesuaian, contoh sistem operasi : DOS, Unix, Windows 95, 98, 2000, Xp, Vista , IMB OS/2, Apple’s System 7
● Utility : sistem operasi merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, misalnya pemeriksaan perangkat keras (hardware troubleshooting), memeriksa disket yang rusak (bukan rusak fisik), mengatur ulang isi harddisk (partisi, defrag), contoh Utilty adalah Norton Utility

Perangkat lunak sistem atau sistem operasi merupakan software yang berfungsi melakukan operasi yang mengurusi tentang segala aktifitas komputer seperti mendukung operasi sistem aplikasi dan mengendalikan semua perangkat komputer agar dapat berjalan selaras dengan fungsinya. Menurut Abraham Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), sistem operasi merupakan suatu program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna dan hardware komputer. Mereka juga menyatakan bahwa tujuan dari sistem operasi adalah:

* Melaksanakan program pengguna dan memudahkan dalam menyelesaikan masalahnya.
* Membuat sistem komputer menjadi mudah untuk digunakan.
* Menjadikan pengguna hardware komputer menjadi lebih efisien.

Perangkat lunak sistem atau sistem operasi merupakan software yang berfungsi melakukan operasi yang mengurusi tentang segala aktifitas komputer seperti mendukung operasi sistem aplikasi dan mengendalikan semua perangkat komputer agar dapat berjalan selaras dengan fungsinya. Menurut Abraham Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), sistem operasi merupakan suatu program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna dan hardware komputer. Mereka juga menyatakan bahwa tujuan dari sistem operasi adalah:

* Melaksanakan program pengguna dan memudahkan dalam menyelesaikan masalahnya.
* Membuat sistem komputer menjadi mudah untuk digunakan.
* Menjadikan pengguna hardware komputer menjadi lebih efisien.

Sistem operasi bekerja untuk mengatur operasi CPU, identifikasi input-output (I/O), tempat penyimpanan (memori) dan segala aktifitas komputer. Sistem operasi mengendalikan semua sumber daya komputer dan menyediakan landasan hingga sebuah program aplikasi dapat ditulis atau dijalankan.
Tugas-Tugas Sistem Operasi

Tugas-tugas sistem operasi diantaranya:

1. Menyediakan antarmuka pengguna (user interface), berupa:
* Melakukan perintah (command-base user interface) dalam bentuk teks.
* Mengarahkan menu (menu driven).
* Antarmuka unit grafik (graphical user interface-GUI).
* Kombinasi ikon dan menu untuk menerima dan melaksanakan perintah.
 
2. Menyediakan informasi yang berkaitan dengan hardware, yaitu berupa perangkat yang aktif atau pasif, dan mengendalikan perangkat I/O.
 
3. Melakukan tugas pengolahan dan pengendalian sumber daya dalam sebuah proses sebagai berikut:
* Multitasking, yaitu melakukan tugas secara serentak atau sekaligus pada aplikasi yang sama maupun berbeda.
* Multiprocessing, penggunaan atau pemrosesan sebuah program secara serentak oleh beberapa unit CPU.
* Timesharing, menggunakan sistem komputer yang sama pada banyak pengguna.
* Multithreading, memproses aktivitas pada bentuk yang sama dengan multitasking tetapi pada aplikasi tunggal.
* Scalability dan Network, upaya komputer dalam mengendalikan dan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan jumlah pengguna dan memperluas pelayanan.
 
4. Pengelolaan file dan direktori data, yaitu memastikan file-file dalam penyimpanan sekunder tersedia jika diperlukan, dan mengamankan dari pengguna yang tidak diizinkan.

Layanan Sistem Operasi
Senuah sistem operasi yang baik harus memiliki layanan berupa eksekusi program, operasi I/O, menipulasi sistem file, komunikasi, dan deteksi kesalahan. Dalam pemakaian secara multiuser sistem dapat lebih menguntungkan yaitu lebih efisien karena pemakaian sumber daya bersama antara pengguna. Sebagai fungsi layanan bersama tersebut maka sistem operasi akan memberikan efisiensi pengguna sistem berupa:

* Resource allocator, yaitu mengalokasikan sumber daya ke beberapa pengguna atau pekerjaan yang berkalan pada saat yang bersamaan.
* Protection, menjamin akses ke sistem sumber daya yang dikendalikan (akses pengguna ke sistem menjadi terkendali)
* Accounting, yaitu merekam kegiatan pengguna, jatah pemakaian sumber daya (keadilan atau kebijakan)

Eksekusi program merupakan kemampuan sistem untuk memuat program ke memori dan menjalankan program. Pengguna tidak dapat secara langsung mengakses sumber daya hardware, sistem operasi harus menyediakan mekanisme untuk melakukan operasi I/O atas nama pengguna. Manipulasi sistem file adalah kemampuan program untuk melakukan operasi pada file (membaca, menulis, membuat dan menghapus file). Komunikasi adalah pertukaran data atau informasi antar dua atau lebih proses yang berada pada satu komputer (atau lebih). Deteksi kesalahan (error) adalah menjaga kestabilan sistem dengan mendeteksi error hardware maupun operasi.
Struktur Sistem Operasi
Silberschatz, Galvin, Gagne (2003), berpendapat bahwa umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut:

* Manajemen proses
* Manajemen memori utama
* Manajemen memori skunder
* Manajemen sistem I/O (input/output)
* Manajemen file
* Sistem proteksi
* Jaringan
* Sistem command interpreter

Manajemen proses

Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang dieksekusi. Sebuh proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya, sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, file-file, dan perangkat-perangkat I/O. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti:

* Pembuatan dan penghapusan proses user dan sistem proses
* Menunda atau melanjutkan proses
* Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
* enyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
* enyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.

Manajemen memori utama

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat sendiri. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akases datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti:

* menjaga track memori yang sedang diguanakan dan siapa yang menggunakannya
* memilih program yang akan di-load ke memori.
* Mengalokasikan dan men-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.

Manajemen memori skunder
Data tersimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karenan itu, untuk menyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary storage yang bersifat permanen dan mempu menampung data dengan ukuran besar. Contoh dari memori skunder adalah harddisk, disket, USB flash disk, dan lain-lain. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan disk management seperti free space management, alokasi penyimpanan, dan penjadwalan disk.
Manajemen sistem I/O
Manajemen sistem I/O biasa juga disebut sebagai device manager, yang bertugas menyediakan device driver´yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca file pada hard disk, CD-ROM dan disket. Komponen sistem operasi untuk sistem I/O adalah sebagai berikut:

* Buffer: berfungsi untuk sementara menampung data dari/ke perangkat I/O.
* Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dan sebagainya).
* Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi detail untuk hardware I/O tertentu.


Manajemen file

File adalah sekumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarki (direktori, volume, dan lain-lain). Tanggung jawab sistem operasi adalah:

* Pembuatan dan penghapusan file
* Pembuatan dan penghapusan direktori
* Mendukung manipulasi file dan direktori
* Memetakan file ke secondary storage
* Melakukan backup file ke media penyimpanan permanen (non volatile)

Sistem proteksi

Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengendalikan akses yang dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem suber daya. Mekanisme proteksi seharusnya:

* Dapat membedakan antara pengguna yang diizinkan dan yang belum
* Menentukan kendali
* Menyediakan alat pengatur

Jaringan
Sistem distribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock. Tiap prosesor mempunyai memori sendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung memlaui jaringan komunikasi sistem terdistribusi yang menyediakan akases pengguna ke berbagai macam sumber daya sistem. Akses tersebut menyebabkan meningkatnya:

* Kecepatan komputer
* Ketersediaan data
* Kehandalan (enhanced reliability)

Sistem command-interpreter
Sistem operasi menunggu instruksi dapri pengguna (command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut: control-card interpreter, command-line interpreter, shell pada UNIX. Sistem command interpreter sangat bervariasi antara satu sistem operasi dengan sistem operasi lainnya dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi perangkat I/O yang ada. Contohnya CLI, Windows, pen-based (touch), dan lain-lain.
Klasifikasi Sistem Operasi
Sistem operasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Berdasarkan skala arsitekturnya (bit), sistem operasi dibedakan menjadi sistem operasi berskala 8-bit, 16-bit, 32-bit, dan 64-bit. Sistem operasi dengan skala 8-bit dan 16-bit saat ini sudah mulai ditinggalkan, sedangkan saat ini kebanyakan yang digunakan adalah skala 32-bit, seperti sistem operasi Microsoft Windows NT, Windows 2000, Windows XP, LINUX, IBM OS/400, Sun Solaris). Sedangkan yang baru dan masih jarang ditemui di pasaran adalah skala 64-bit. Seperti Windows XP 64-bit, Digital UNIX, Open VMS, IBM AIX for RS/6000, SGI IRIX, dan HP-UX.

2. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan end-user interface.
* Command driven. Biasa juga disebut command line dimana perintah sistem operasi diketikkan pada prompt perintah atau dieksekusi melalui script file (misalnya pada sistem operasi DOS, UNIX, atau XENIX)
* Graphical user interface (GUI). Pengguna akhir menggunakan mouse atau alat penunjuk (pointer) yang lain untuk memilih objek yang mewakili suatu instruksi spesifik (misalnya: semua sistem operasi Windows, IBM OS/2, MAC-OS, LINUX)

3. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pengguna:
* Single-user single-tasking: sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna pada satu saat untuk satu instruksi dalam satu siklus proses (misal MS-DOS)
* Single-user multi-tasking: sistem operasi yang hanya mampu untuk melayani satu pengguna pada satu saat tetapi mampu untuk mengeksekusi beberapa instruksi dalam satu siklus proses (misalnya Windows 95, IBM OS/2, MAC-OS).
* Multi-user multi-tasking: sistem operasi yang mampu untuk melayani beberapa pengguna sekaligus dalam satu waktu dan juga mampu untuk menjalankan beberapa instruksi sekaligus dalam satu siklus proses.
 
4. Klasifikasi sistem operasi berdasarkan pangsa pasar:
* Sistem operasi server/network, seperti Windows NT Server, Windows XP, IBM AIX for RS/6000, Digital UNIX, Open VMS, HP-UX, Sun Solaris, dan IBM OS/400, LINUX.
* Sistem operasi desktop, seperti Windows 95 / Windows NT Workstation, Windows XP, LINUX, OS/2 Wrap, MacOS, Java
* Sistem operasi Hanheld, seperti Windows CE, GEOS, Magic Cap

BAB 6 - Perangkat Lunak Aplikasi

A.    Peran Perangkat Lunak
Perangkat lunak sesungguhnya adalah program, program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya. Program umumnya dibuat oleh vendor perangkat lunak (misalnya Microsoft) ataupun perseorangan.
B.     Pengelompokkan Perangkat Lunak
Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua golongan yaitu:
1.      Perangkat Lunak Aplikasi (application software)
Adalah program yang biasa dipakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang lebih spesifik misalnya untuk membuat dokumen, memanipulasi foto, atau membuat laporan keuangan.
2.      Perangkat Lunak Sistem (System Software, kadangkala disebut perangkat lunak pendukung atau support software)
Adalah program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan peranti masukan atau keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, contohnya adalah Windows dan Linux.
Berdasarkan cara mendapatkan perangkat lunak dan hak pemakaian, perangkat lunak dapat digolongkan menjadi:
1.      Perangkat Lunak Komersial (commersial software)
Perangkat lunak hak beli, karena mempunyai hak cipta. Setiap orang yang bermaksud menginstalnya harus membelinya. Jika tidak membayar berarti melakukan pembajakan. Hak cipta adalah suatu hak yang dilindungi hukum yang melarang seseorang untuk menyalin hak atas kekayaan intelektual tanpa izin pemegangnya. Perangkat lunak ini juga disertai lisensi yang melarang pembeli menyalin perangkat lunak untuk diberikan kepada orang lain ataupun untuk dijual kembali. Contohnya adalah Microsoft Office dan Adobe Photoshope.
2.      Perangkat Lunak Domian-Publik
Perangkat lunak yang mempunyai sifat gratis, karena tidak mempunyai hak cipta. Perangkat lunak seperti ini biasanya berupa kode dan banyak dijumpai diinternet.
3.         Sharewer
Bebas digunakan untuk pengujian dan terkadang selamanya. Namun, diharapkan pemakai memberikan dana kepada pembuatnya jika pemakai bermaksud untuk menggunakannya secara terus menerus . seringkali ada hak cipta tetapi terkadang bebas untuk diberikan kepada siapa saja.
Perangkat lunak yang tersedia tanpa kode sumber dan bisa digunakan oleh pemakai dengan tujuan dievaluasi selama masa tertentu tanpa membayar sama sekali dan jika sesudah masa tersebut berlalu pemakai bermaksud untuk tetap menggunakannya maka ia perlu membayar kepembuat perangkat lunak tersebut. Berbeda dengan versi trial, shareware tidak memiliki masa kadarluarsa. Artinya, pemakai tetap dapat menggunakan perangkat lunak tersebut walaupun batas uji coba tersebut telah berakhir. Umumnya pembuatan shareware menyediakan layanan untuk konsultasi, manual tercetak, pemutakhiran keversi yang lebih baru secara gratis, dan terkadang memberikan bonus berupa perangkat lunak yang lain. Tujuan pembuatan shareware adalah untuk mendapatkan bantuan dana dari pemakai guna pengembangan lebih lanjut. Situs yang menyediakan sharware antara lain adalah http://www.shareware.com/ dan http://www.asp-shareware.com
4.         Freeware
Perangkat lunak yang digunakan tanpa perlu membayar sama sekali. Perangkat lunak tanpa kode sumber dan bebas digunakan oleh siapa saja tanpa perlu membayar.Ada beberapa alasan dalam pembuatan frereware yaitu:
a.       Sebagai penarik bagi pemakai untuk membeli versi lebih lebih lanjut (dengan fitur yang lebih lengkap) yang bersifat komersil.
b.      Pembuat menginginkan tanggapan dari pemakai sehingga dia dapat mengembangkannya ke versi yang lebihbagus.
c.       Pembuat ingin menyebar luaskan karyanya supaya ia menjadi terkenal.
d.      Pembuat ingin benar-benar membantu pemakai dalam melaksanakan tugas tertentu tanpa perlu membeli perangkat lunak komersil. Contoh situs yang menyediakan freeware adalah ttp://www.betsdownload.com/ dan http://www.simtel.net/ merupakan contoh situs yang menyediakan berbagai freeware (dan juga shareware).
5.      Rental Ware
Perangkat lunak yang digunakan dengan cara menyewa, memiliki hak cipta. Sewa biasanya dilakukan per tahun.
6.        Free software
Perangkat lunak yang dilengkapi dengan kode sumber, dapat digunakan oleh siapa saja dan bebas untuk dikembangkan sendiri oleh pemakai (sepanjang lisensi memperkenankannya). Untuk mendapatkannya bisa saja gratis ataupun membayar dengan harga yang relatif murah. Sebuah program disebut free sofware jika:
a.       Pemakai mempunyai kebebasan untuk menjalankan program untuk tujuan apa saja.
b.      Pemakai mempunyai kebebasan untuk mendistribusikan kembali salinan program, baik secara gratis ataupun secara bayaran.
c.       Pemakai memiliki kebebasan untuk memodifikasi program sesuai kebutuhan. Oleh karena itu kode sumber harus tersedia.
d.      Pemakai memiliki kebebasan untuk mendistribusikan versi-versi program yang telah dimodifikasi sehingga komunitas dapat memperoleh manfaat dari pengembangan tersebut.
Free software dirancang oleh Richard stallman (pendiri Free Software Foundation) tujuan dari stallman adalah menciptakan kebebasan kepada pemakai dan menghindarkan penontrolan prorram oleh suatu pihak. Untuk menunjang kebebasan tersebut, Stallman menggunakan metode yang disebut copyleftterhadap perangkat  lunak GNU yang ia kembangkan. Istilah ini adalah pembalikan dari istilah copyright. Copyleft juga menggunakan hak cipta yang memberikan hak kepada pemakai untuk menjalankan program, memodifikasi, hingga mendistribusikan versi modifikasinya, tetapi melarang menjadikannya sebagai program sebagai program proprietary. Informasi lebih lanjut tentang free software dapat dilihat pada http://www.free-soft,org/.
7.        Open Source
Serupa dengan free software. Hanya berbeda dalam filosofi. Dikemukakan oleh Eric Raymond pada tahun 1998 dan dimaksudkan untuk menghilangkan makna ”free”pada “free software yang ambigu karena dalam bahasa inggris kata terseut memiliki arti yang bermacam-macam, yakni “free” dalam arti gratis atau kebebasan. Open source timbul dari ide bahwa seandainya setiap orang dapat berpartisipasi dalam mengembangkan suatu perangkat lunak tentu perangkat lunaktersebut akan segera berevolusi menuju ketingkat kesempurnaan. Hak-hak yang disediakan para open source:
a.       Hak untuk membuat salinan program dan mendistribusikan salinan tersebut.
b.      Hak untuk mengakses kode sumber sebagai syarat untuk bisa melakukan pemodifikasian.
c.       Hak untuk melakukan pengembangan terhadap program.
Secara prinsip, program yang tergolong sebagai free software juga memenuhi kriteri open source. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut Open Source , dapat mengakses situs http://www.opensource.org
C.    Istilah Versi dan Rilis
Pada perangkat lunak dikenal istila  versi (vesion)dan rilis (release). Versi menyatakan sebuah perubahan besar pada perangkat lunak. Umumnya versi dinyatakan dengan bilangan semacam berikut: 2.0, 3.0, 4.0, 5.0, 6.0 dan sebagainya. Terkadang notasi lain digunakan sebagai contoh Microsoft Office 97 dan Ofice 2000.
Rilis menyatakan perunbahankecil terhadap sebuah versi yang sama. Rilis biasanya dinyatakan dengan angka dibelakang tanda titik. Contoh versi 4.0 bisa menjadi 4.1, 4.11, dan 4.12.
D.    Antarmuka Pemakai
Bentuk interaksi antara pemakai dan komputer ataudisebut antarmuka pemakai pada komputer dimasa lalu dan pada masa sekarang telah mengalami perubahan secara total. Pada masa generasi awal, PC menggunakan antarmuka yang dinamakan command-driven. Pada antarmuka ini, pemakai disuguhi dengan prompt shell dan pemakai perlu mengetikan sendiri perintah yang dikehendakinya agar komputer melaksanakan tugasnya.
Untuk memudahkan pemakai, dibuatlah antar jenis muka lainyang dikenal dengan sebeutan GUI (Graphical User Interface). GUI mengandalkan peranti yang disebut mouse untu melaksanakan pemilihan perintah yang dikemas dalam bentuk mene dan ikon. Klik, klik ganda (double-click), tarik dan lepas (drag ang drop), klik kanan merupakan istilah-istilah yang diakrabi oleh pada pemakai GUI.
Antar muka dalam bentuk lain  juga mulai diterapkan. Sebagai contoh, dumungkinkan untuk memerintahkan komputer dengan menggunakan suara atau dengan kedipan mata.
E.     Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak biasanya digunakan oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik seperti mengetik dokumen, memanipulasi foto, dan merancang rumah. Perangkat lunak aplikasi dapat digolongkan menjadi:
1.      Perangkat Lunak Hiburan
Mencakup program-program permainan (game), program memainkan musik (misalnya WinAmp), dan program untuk memainkan film (misalnya Xing).
2.      Perangkat Lunak Pendidikan
Berguna untuk mempelajari atau mereferensi sesuatu pengetahuan. termasuk dalam kategori itu adalah program kamus, ensikjopedi, pelajaran ilmu pengetahuan, pelajaran bahasa asing dan simulasi.
Adakalnya sebuah program menggabungkan kemampuan pendidikan dan hiburan sekaligus. Perangkat lunak seperti ini biasa disebut edutainment. Banyak program untuk anak-anak yang mendukung unsur hiburan dan pendidikan. Mereka dapat bermain-main dengan komputer tetapi sekaligus belajar kata-kata atau mengenali benda.
3.      Perangkat Lunak Bisnis
Biasanya digunakan untuk menangani aplikasi bisnis. Misalnya berupa program untuk menangani persediaan barang (inventory control), pencatatan dan pembayaran piutang (accounts receivable), dan registrasi mahasiswa (sistem akademis).
4.      Perangkat Lunak Produktivitas Kerja
Berguna untuk meningkatkan produktivitas pemakai. Beberapa golongan pernagkat lunak untuk meningkatkan produktifitas kerja yaitu:
a.      Word Processing
untuk menciptakan dokumen ataupun untuk membuat surat. Misalnya: Word dan Abi Word.
Perangkat lunak ini memberikan kemudahan dalam menformat teks (Misalnya agar teks tertata rapih dengan rata dibagian kanan ataupun kiri), membuat teks tertentu ditebalkan atau dimiringkan, mengatur font (jenis tulisan, misalnya Times Roman, Arial, Courier, termasuk ukurannya), bahkan memungkinkan untuk menambahkan gambar atau foto kedalam dokumen. Dalam prakteknya, kemampuan untuk melakukan pengolahan kata sangat bervariasi. Sebagai contoh, ada yang memberikan fasilitas untuk membuat tabel, mengatur teks agar ditampilkan dalam beberapa kolom, ataupun menyimpan file kedalam format HTML.
Pengolahan kata seperti Word mendukung fitur spelling checker yang berfungsi untuk mengidentifikasi masalah ejaan , grammar checker yang berfungsi untuk mengidentifikasi kesalahan tatabahasa, dan thesaurus yang berfungsi untuk mencarikan padanan kata.

Daftar Pengolahan Kata
Nama
Vendor
Ami Pro
Lotus Development Corp
StarOfficer Writer
Sun Microsystems
Word
Microsoft Corporation
WordPerfect
Novel Corporation
WordStar
WordStar International Corporation

b.      Spreadsheet
 Pengolahan data dalam bentuk kumpulan sel, yang memungkinkan perhitungan secara dinamis. Contoh: Microsoft Excel dan StarOffice, Calc.
Mempunyai tampilan yang khas, berapa sekumpulan sel, setiap sel memiliki alamat yang dinyatakan dengan nama baris dan kolom. Pada gambar diatas terlihat bahwa nama baris berupa angka dan nama kolom dinyatakan dengan huruf.
Pada sel inilah pemakai dapat menuliskan teks, angka, dan bahkan rumus. Rumus yanr disediakan berbagai ragam, dari sekedar menghitung jumlah nilai dari beberapa kolom sampai keperhitungan IRR (Internal Rate of Return: suatu metode yang biasa digunakan untuk menghitung investasi).
Spreadsheet dilengkapi dengan fasilitas untuk menyajikan data dalam bentuk grafik seperti diagram batang, diagram lingkaran, atau diagram garis dapat dipilih oleh pemakai dengan mudah.
Daftar spreadsheet
Nama
Vendor
Claris Resolve
Claris Corporation
Excel
Miscrosoft
Lotus 1-2-3
Lotus Development Corporration
QuatroPro
Novel Corporation
StarOffice Calc
Sun Microsystem

c.    Desktop Publishing
menangani pembuatan buku, surat kabar, dan iklan, contoh: CorelDraw. Umumnya perangkat lunak ini mempunyai kemampuan untuk menggabungkan berbagai berkas yang dihasilkan oleh perangkat lunak lain, misalnya:
·                       Dokumen dari pengolahan kata.
·                       Gambar buatan yang dilakukan melalui perangkat penggambar seperti paint.
·                       Gambar hasil scanner.
Daftar Dekstop Publishing.

Nama
Vendor
Corel Draw
Corel Corporation
FrameMaker
Frame Technology
InDesign
Adobe
Publish It!
Timeworks International
Publisher
Microsoft Corrporation
QuackXPress
Quark
Ventura
Corel Corporation

d.        Presentasi Grafik
 Untuk membuat bahan-bahan presentasi dalam bentuk transparan atau untuk membuat diktat, dan sekaligus dapat dipakai sebagai alat untuk presentasi. Contoh: PowerPoint dan StarOffice Impress.
Berguna untuk membuat bahan presentasi dan juga sekaligus untuk melaksanakan presentasi. Dengan menggunakan perangkat lunak ini, pembuatan bahan presentasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.  Anda biasa menyajikan teks, grafik, gambar, dan grafik dan kemudian mencetaknya kedalam bentuk kertas ataupun plastik transparan.
Jika anda menggunakan perangkat lunak ini untuk melakukan presentasi-dengan menghubungkan komputer ke proyektor LCD dan menayangkan keluaran proyektor LCD kelayar presentasi –banyak fitur lain yang dapat anda libatkan, seperti menambahkan animasi saat terjadi penggantian slide dan bahkan anda bis amenyajikan film yang direkam dengan kamera video.
Daftar Perangkat Lunak Presentasi Grafik
Nama
Vendor
Action!
Macromedia
StarOfficer Impress
Sun Microsystem
FreeLance Graphics
Lotus Development Corporation
Power Point
Microsoft Corporation
WordPerfect Presentation
Novel Corporation

e.      Komunikasi
 Komunikasi berfungsi untuk melakukan komunikasi antar pemakai secara elektronis. Contoh Microsoft Outlook dan Opera dapat digunakan untuk mengirim dan menerima surat elektronis.
Daftar Perangkat Lunak e-mail
Nama
Vendor
PerfectOffice
Novel Corporation
Netscape Messenger
Netscape Communications
Outlook Express
Microsoft Corporation
Kmail
Koffice Team
f.       Personal Information Manager
 Mengelola informasi yang berhubungan dengan jadwal, tugas, data rekanan atau klien, dan keuangan.
Merupakan program yang sangat bermanfaat bagi individu yang ingin mengelola informasi pribadi. Perangkat lunak ini bermanfaat untuk mengelola ibformasi yang berhubungan dengan jadwal, tugas, data rekanan atau klien, dan keuangan.
                            Daftar Perangkat Lunak PIM
Commence
Jensen-Kones, Inc
Computer Organizer
Impulse Software
Lotus Organizer
Lotus Development Corporation (Sekarang IBM)
Microsoft Outlook
Microsoft Corporation

g.      Management Data
Untuk mencatat, memanipulasi, dan mengambil data atau informasi. Program yang berguna untuk mencatat, memanipulasi, dan mengambil data dengan cara yang mudah dan cepat. Beberapa contoh DBMS yang biasa dipakai oleh perseorangan
Daftar DBMS
Nama
Vendor
Acces
Microsoft Corporation
Paradox
Novell Corporation
Visual Dbase
Borland International
Visual Ekspress
Computer Association
Visual FoxPro
Microsoft Corrporation

Diluar pengolahan data diatas terdapat kelompok perangkat lunak produktifitas yang lain, misalnya yang tergolong sebagai pengolah statistika (Contoh SPPS dan MicroStat).
Perangkat lunak produktivitas kerja merupakan perangkat lunak aplikasi yang umum dipakai orang.
F.     Software Suite
Adalah kumpulan beberapa program yang dikemas menjadi satu. Beberapa contoh yang terkenal adalah Microsoft Officer, Lotus SmartSuite, serta StarOffice. Sebagai contoh, Microsoft Office merupakan produk yang terdiri atas sejumlah program seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Acces, dan beberapa program lainnya.

Contoh beberapa Software suite
Program
Microsoft Office
Corel WordPerfect Ofice
Sun StarOffice
Pengolahan Kata
Word
WordPro
StarWriter
Lembar Kerja
Excel
QuartroPro
StarCale
Presentasi
Power Point
Presentations
StarImpress
Personal Information Manager
Outlook
Corel Cental
StarSchedule
Management Basis Data
Acces
Paradox
StarBase

BAB 5 - Penyimpanan Eksternal

Penyimpanan eksternal (secondary storage aatau external storage) merupakan piranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Data tidak hilang ketika komputer dimatikan. Penyimpanan eksternal digunakan untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data. Hampir semua penyimpanan eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat, namun makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan. Setiap penyimpan eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side (pada floppy). Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0 dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran lingkaran konsentris yang disebut track. Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector
Ada beberapa jenis media penyimpanan eksternal dari teknologi yang masih sederhana sampai dengan teknologi yang canggih. Adapun media penyimpanan eksternal diantaranya adalah :
A. Pita Magnetik
Media penyimpanan pita magnetik (magnetic tape) terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis, seperti pita pada kaset. Pada proses penyimpanan atau pembacaan data, kepala pita (tape head) harus menyentuh media, sehingga dapat mempercepat keausan pita.

Data pada pita magnetik direkam secara berurutan dengan menggunakan drive khusus untuk masing-masing jenis pita magnetik. Karena perekaman dilakukan secara sekuensial, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, drive terpaksa harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu relatif lama. Meskipun demikian, teknologi pita magnetik masih banyak digunakan sebagai media backup data atau pengarsipan. Hal ini dikarenakan media ini memiliki kapasitas media yang besar. Secara garis besar, pita magnetik dibedakan menjadi reel tape dan tape catridge. Reel tape berupa pita magnetik yang digulung dalam wadah berbentuk lingkaran, sedangkan tape catridge berbentuk seperti kaset video atau kaset handycam atau bahkan ada yang seperti kaset audio.
Pita magnetik mempunyai ukuran yang dinyatakan dengan istilah kepadatan pita (tape density). Dalam hal ini, ukuran yang digunakan adalah BPI (byte per inch) atau jumlah byte per inci. Misalkan kepada 9600 BPI berati pita tersebut dapat menamping 9600 byte dalam setiap inci.

B. Hard disk
Hard disk merupakan salah satu jenis piringan magnetik yang memiliki kapasitas yang besar. Pada tahun 2006, kapasitas hard disk yang beredar di pasaran berkisar antara 40 – 160 GB.
Hard disk memiliki piringan metal yang dilapisi dengan bahan yang memungkinkan data dapat disimpan dalam bentuk titik-titik bermagnet. Data disimpan pada kedua permukaan. Piringan-piringan yang menyusun hard disk tersimpan rapat dalam hard drive. Tujuannya adalah untuk melindungi dari pertikel debu atau benda kecil lain yang dapat mengotori permukan piringan dan dapat membuat antara head dan piringan bergesekan yang dapat menimbulkan pergesekan. Hard disk dibedakan menjadi dua golongan, yaitu nonremoveable hard disk dan removeable hard disk.
1.      Non Removeable Harddisk
Nonremoveable hard disk biasa disebut fixed disk karena memang diletakkan dalam unit sistem dan tidak dimaksudkan untuk dibawa-bawa bepergian. Pada prakteknya saat ini umum dijumpai piranti yang memungkinkan hard disk diletakkan di luar unit sistem.
2. Removeable Harddisk
Ini merupakan jenis hard disk yang hanya mengandung satu atau dua piringan yang dilengkapi dengan head baca tulis. Piranti ini sering juga disebut sebagai hard disk catridge. Umumnya memiliki kapasitas 2 GB. Sesuai dengan namanya, piranti ini sangat bermanfaat untuk dibawa bepergian.

C. Floppy Disk
Floppy disk lebih dikenal sebagai disket biasa juga disebut sebagai flexible disk atau magnetic disk diciptakan dengan tujuan agar data dapat dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain. Oleh karena sifatnya yang demikian, disket biasa juga disebut removable disk. Disket berisi sebuah piringan magnetik yang tipis
terbuat dari bahan plastik. Pembacaan dan penulisan data ke piringan magnetik dilakukan melalui head yang menempel pada permukaan piringan.

Disket yang umum digunakan saat ini adalah yang berukuran 3,5 inci (diameter piringan) dengan kapasitas 1,44 MB. Pada masa sebelumnya, terdapat pula disket berukuran 5,25 inci dengan kapasitas 1,2 MB.

D. ZIP Disk
Pada lingkungan PC terdapat piranti yang sifatnya seperti disket dalam arti dapat dibawa-bawa (portable), tetapi memiliki kapasitas yang lebih besar. Iomega Corporation memproduksi piranti yang disebut Zip drive.

Piranti ini dihubungkan ke komuter melalui port printer, USB, maupun SCSI. Media penyimpanan disebut Zip Disk. Media ini memiliki kapasitas 250 – 750 MB. Ukuran fisiknya sedikit lebih besar dibandingkan dengan disket dan dengan ketebalan hingga dua kali.

E. Piringan Optik
Piringan optik (optical disk) adalah piringan yang dapat menampung data hingga ratusan bahkan ribuan kali daya tampung disket. Piringan optik dapat berupa CD atau DVD.

1. Compact Disk (CD)
CD (compact disk) atau laser optical disk merupakan jenis piringan optik yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser. Oleh karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih tinggi daripada disket.
Di pasaran terdapat sedikitnya tiga macam piringan optik berbeda yang ditawarkan sesuai denga nkebutuhan, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-Rewriteable.
a. CD ROM (Compact disc – Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis
piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data yang cukup besar. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700Mb. Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itu mulai berkembanglah teknologi penyuimpanan pada optical disc. CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan degan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknyayang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa-bawa. Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes. Sehingga media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja, seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya.
b. CD-WORM (compact disk write once read many) dapat ditulisi melalui komputer. Sesuai namanya proses merekam hanya dapat dilakukan sekali. Setelah sebuah data direkam, isinya tidak dapat lagi dihapus atau diubah. Di pasaran CD jenis ini lebih dikenal dengan nama CD-R (compact disk recorable).
c. CD-RW (compact disk rewiteable) memungkinkan data yang sudah direkam dapat dihapus dan diganti dengan data yang baru.
2. DVD (Digital Video Disc)
DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.
Semakin besar cache (memori buffer) yang dimiliki DVD-ROM, semakin cepat penyaluran data yang dapat dilakukan. DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali ataupun lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki 6 macam versi, yaitu :
1. DVD-R for General, hanya sekali penulisan
2. DVD-R for Authoring, hanya sekali penulisan
3. DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali
4. DVD-RW, dapat ditulis berulang kali
5. DVD+RW, dapat ditulis berulang kali
6. DVD+R, hanya sekali penulisan
Setiap versi DVD recorder dapat membaca DVD-ROM disc, tetapi memerlukan jenis disc yang berbeda untuk melakukan pembacaan. Kompatibilatas antara jenis recorder dengan jenis disc dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
1. DVD unit
2. DVD-R(G) unit
3. DVD-R(A) unit
4. DVD-RW unit
5. DVD-RAM unit
6. DVD+RW unit
7. DVD-ROM
3. Cakram Blu ray
Cakram Blu-ray (Inggris: Blu-ray Disc disingkat BD) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama Blue-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blue-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan piringan kompak. Format saingan Blu-ray yaitu HD DVD juga menggunakan laser jenis yang sama.
Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD. Beberapa pabrik bahkan telah membuat cakram Blu-ray satu lapis dan dua lapis (50 GB) yang dapat ditulis ulang.[1] Beberapa studio film yang mendukung format Blu-ray bahkan telah merilis atau mengumumkan akan merilis film pada cakram berkapasitas 50 GB.blue ray lebih pendek dari panjang gelombang laser memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi pada 12 cm CD / DVD ukuran disk. Minimum “spot size” di mana sebuah laser dapat terfokus dibatasi oleh difraksi, dan bergantung pada panjang gelombang dari cahaya dan kecepatan rana numerik dari lensa yang digunakan untuk fokus itu. Dengan penurunan panjang gelombang, meningkatkan kecepatan rana numerik 0,60-0,85 dan membuat penutup lapisan tipis agar terhindar dari efek optik yang tidak diinginkan, laser dapat difokuskan ke tempat yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan lebih banyak informasi yang akan disimpan di daerah yang sama. cakram Blu-ray mirip dengan PDD, format cakram optik lainnya yang dikembangkan oleh Sony dimana sudah tersedia sejak 2004. PDD memilik kecepatan transfer data yang lebih tinggi. PDD lebih ditujukan untuk pemakaian data bisnis atau cadangan. Cakram Blu-ray sekarang ini pernah terlibat dalam perang format dengan saingannya HD DVD yang dikembangkan Toshiba. Setelah beberapa perusahaan film dan peritel besar mulai mengakhiri dukungan terhadap format HD DVD pada awal 2008, pada 19 Februari 2008 Toshiba mengumumkan akan mengakhiri produksi dan pengembangan HD DVD sehingga secara langsung menyudahi perang format tersebut.
F. USB Flash Disk
Sistem operasi Microsoft Windows mengimplementasikan USB flash drive sebagai USB Mass Storage Device, dan menggunakan device driverusbstor.sys. Karena memang Windows memiliki fitur auto-mounting, dan USB flash drive merupakan sebuah perangkat plug and play, Windows akan mencoba menjalankannya sebisa mungkin sesaat perangkat tersebut dicolokkan ke dalam soket USB. Windows XP dan yang sesudahnya bahkan memiliki fitur Autoplay, yang mengizinkan flash drive tersebut diakses secara keseluruhan untuk menentukan apa isi dari USB flash drive tersebut. Akhir-akhir ini, banyak virus komputer lokal seperti halnya Brontok/RontokBro, PendekarBlank, dan virus lokal lainnya menggunakan USB flash drive sebagai media transmisi virus dari satu inang ke inang lainnya, menggantikan disket. Virus-virus yang sebagian besar berjalan di atas Windows tersebut akan semakin cepat beredar ketika memang Windows mengakses drive tersebut menggunakan fitur autoplay yang dimiliki oleh Windows. Karenanya, ada baiknya untuk menonaktifkan fitur autoplay, meski hal ini kurang begitu membantu mencegah penyebaran virus. USB Flash disk memiliki kontruksi yang simple, yang hanya terdiri dari beberapa Integrated circuit dan crystal oscilator sebagai triggernya. Berikut desain fisik USB flash disk bila chasingnya di buka.
Keterangan
1. Colokan USB
2. Chip Memory
3. JP 1 dan JO 2 merupakan konektor 10 pin
4. Chip yang berisi gerbang-gerbang Nand, yang membentuk sebuah penyimpan 16 kbytes
5. Cristal Oscilator dengan frekuensi 12,000 M.Hz sebagai sinyal clock ( triger)
6. Light emiting diode, yang memberikan indikator saat ada aktifitas7. Penentu Mode operasi
8. Pull Up
G. Kartu Memori
Kartu memori adalah sebuat alat penyimpan data digital; seperti gambar digital, berkas digital ,suara digital dan video digital. Kartu memori biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16MB, 32MB,64MB, 128MB, 256MB dan seterusnya kelipatan dua. Kartu memori terdapat beberapa tipe yang sampai sekarang ini ada sekitar 43 jenis.

Jumlah kapasitas terbesar saat ini adalah tipe CF (Compact Flash) dengan 8 GB (info : 1 GB = 1024MB, 1048576KB). Untuk membaca data digital yang disimpan didalam kartu memori kedalam komputer, diperlukan perangkat pembaca kartu memori (memory card reader). Jensi kartu memori ada bermacam-macam, yaitu :
1. PC Card / PCMCIA.
2. CF (Compact Flash).
a. CFII (Compact Flash Type II).
3. SD (Secure Digital).
a. miniSD.
b. microSD / TransFlash.
c. SDHC (secure digital higt capacity)
d. SM (SmartMedia).
4. MMC (MultiMediaCard).
a. RS-MMC (Reduced-Size MultiMediaCard).
b. MMCmicro.
5. xD-Picture.
6. MS (MemoryStick).
a. MS-Duo (MemoryStick Duo).
b. Memory Stick Micro M2.
7. Intelligent Stick.
8. ยต card.
H. Solid State Disk
Solid-state drive (SSD) adalah media penyimpanan data (non volatile memory)yang menggunakan papan memory sebagai media dan tidak menggunakan compact-disk seperti hard-disk konvensional sehingga SSD tidak memilki penundaan mekanikal dalam mengakses data.
Penggunaan sebenarnya dari kata solid-state merujuk pada digunakannya peralatan semi konduktor daripada tabung elektron, tapi dalam konteks ini, kata solid-state telah diadopsi untuk membedakan peralatan elektronik solid-state dari peralatan electromechanical. Dengan tanpa bagian yang bergerak, solid-state drives lebih bersifat tahan-rusak daripada hard disk konvensional serta lebih sunyi (kecuali kipas pendingin diaktifkan); sebagai imbas dari tidak adanya delay (penundaan) mekanikal, maka biasanya pengguna akan merasakan waktu akses data yang lebih cepat.

SSD lebih tahan rusak terhadap guncangan dari pada hard disk konvensional, karena piringan pada hard disk dapat terganggu kinerjanya bila mengalami guncangan dan akan berakibat kerusakan maupun data loss. Hal ini tidak terjadi pada SSD karena tidak ada alat mekanik yang bergerak dan bisa terguncang (full ic = integrated circuit). Tapi SSD bisa juga mengalami kerusakan seperti layaknya ic pada umumnya dan akan berakibat data loss.